Untuk menjadi profesional yang memiliki daya saing dan dapat bertahan di industri fotografi, seorang fotografer dituntut untuk menguasai hal teknis fotografi dan kemampuan berbisnis. Oleh Azmi File, kemampuan tersebut dirangkum menjadi lima elemen yang terdapat pada Photopreneurship Radar Diagram® yaitu: Basic Photography, Basic Lighting, Art & Taste, Communication & Interpersonal, dan Business Skill.
Kami senangapa yang dilakukan File Studio terbukti berhasil dalam membentuk photopreneur dan berkolaborasi meringankan tugas kami di Pemerintahan.
Syaifullah Agam - Direktur Industri Kreatif Film Televisi dan Animasi Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Photopreneur - Entrepreneur di Bidang Fotografi


Keahlian memotret tidak cukup untuk dapat bertahan dan berkembang di industri fotografi yang semakin ketat. Terdapat lima keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang fotografer profesional sekaligus entrepreneur. Keahlian itu dapat dimiliki oleh diri sendiri maupun berkolaborasi untuk dapat saling menutupi kekurangan.
  • Basic Photography (Dasar Fotografi)
  • Basic Lighting (Dasar Pencahayaan)
  • Communication & Interpersonal (Komunikasi & Empati)
  • Art & Taste (Seni & Selera)
  • Business Skill (Kepiawaian Berbisnis)
Model Photopreneurship Radar Diagram adalah mengukur kemampuan diri pada masing-masing elemen tersebut (self assessment). Untuk penilaian yang lebih objektif, seorang photopreneur perlu juga mengukur kemampuannya dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonsia (SKKNI) Bidang Fotografi.

Selain memiliki kelima skill di atas, seorang photopreneur memerlukan dukungan ekosistem yang baik agar dapat berkarya, bekerja, dan memiliki industri yang sehat. Terdapat tiga pihak yang dapat menjaga ekosistem tersebut yaitu: pemerintah, asosiasi, dan akedemisi.



****

Fase Photopreneur


Fotografi saat ini bukan hal yang asing lagi. Setiap orang dengan menggunakan smartphone-nya bisa memotret kapan saja dan dimana saja. Peralatan fotografi dengan harga yang semakin terjangkau dan mudah didapatkan, membuat banyak orang yang gemar memotret dan bercita-cita menjadi seorang fotografer profesional.

Kemudahan ini didukung juga dengan trend sosial media yang membuat seseorang dapat dengan mudah mempublikasikan karyanya, mendapatkan apresiasi dari pengguna internet, dan mendapatkan pekerjaan memotret.

Saat baru memulai karir sebagai profesional, seorang fotografer akan sangat bersemangat. Kegiatan memotret yang semula hanya sebagai hobby, berubah menjadi kegiatan yang menghasilkan. Keadaan itu akan berlangsung hingga ia mencapai suatu titik dimana karir berfotografi sudah cukup panjang, namun belum mendapatkan penghasilan yang layak dari profesinya.
Tantangannya adalah bagaimana mencapai titik mendapat imbalan yang layak sesuai dengan jasa yang diberikan.
***

Basic Photography


Menguasai dan memahami dasar fotografi menjadi hal wajib yang harus dimiliki seorang fotografer profesional. Mengenal peralatan yang dimiliki dan mengikuti perkembangan teknologi peralatan fotografi membuat seorang fotografer tetap aktual dengan hal-hal terbaru.Exposure triangle atau segitiga pencahayaan yang terdiri dari aperture, shutter speed, dan ISO mutlak dipahami. Seperti mengemudi kendaaraan, pengemudi harus menguasai kapan harus menginjak pedal gas, rem, dan menginjak kopling untuk memidahkan gigi. Selain memahami pengoperasian kamera, fotografer harus mampu menguasai dasar-dasar pengolahan (editing) foto. Jika di era fotografi analog, editing dilakukan di kamar gelap (dark room), saat ini dasar-dasar pengolahan foto dapat dilakukan menggunakan software antara lain Adobe Lightroom. Memperbaiki pencahayaan, merubah warna, dan koreksi foto sederhana menjadi bagian dari dasar fotografi yang saat ini perlu dimiliki.

Basic Lighting


Fotografi secara harfiah adalah melukis dengan cahaya. Maka sudah seharusnya seorang fotografer profesional memahami arah, sifat, dan karakter cahaya. Dalam sebuah pemotretan, cahaya dapat bersumber dari natural light (cahaya alami). atau artificial light (cahaya buatan: flash light, continuous light).Pemotretan menggunakan artificial light atau cahaya buatan, seorang profesional wajib memahami fitur-fitur yang ada pada studio lighting, antara lain Guide Number, flash sync, flash duration pada lampu kilat dan mengerti tentang Color Rendering Index (CRI) jika menggunakan continuous LED lighting.Dalam pemotretan portrait, terdapat 5 rumus klasik yang digunakan untuk penempatan lighting, yaitu: flat lighting, butterfly lighting, loop lighting, rembrandt lighting, dan split lighting.Karakter cahaya dapat dimodifikasi dengan menggunakan aksesoris lighting yang disebut lighting modifier. Karakter cahaya keras, menengah dan lembut dapat dibuat dengan menggunakan modifier yang tepat.

Communication & Interpersonal Skill


Menjadi fotografer profesional dituntut untuk memiliki kemampuan komunikasi dan empati, baik kepada klien maupun kepada mitra kerja. Komunikasi yang baik dalam mendapatkan order, di saat pemotretan, setelah pemotretan, hingga komunikasi jika mendapatkan komplain dari pelanggan.

Dalam membangun tim yang solid, pemimpin perlu memiliki kemampuan berempati. Memahami apa yang diinginkan tim fotografinya, memberi kesempatan untuk eksplorasi karya, dan memperhatikan kesejahteraan harus diperhatikan agar ikatan antar anggota tim terbangun kuat.

Art & Taste


Sentuhan seni dan selera yang dihasilkan oleh seorang fotografer profesional akan membuat konsumen menyukai dan menggunakan jasa. Akan tetapi, fotografer dituntut selalu beradaptasi dengan selera pasar.

Diperlukan kejelian dan keseimbangan antara membuat karya fotografi yang estetis dan idealis dipadu dengan selera pasar yang selalu berubah.

Business Skill


Menjadi profesional dan membangun bisnis fotografi perlu dilengkapi dengan ilmu-ilmu bisnis. Efisiensi, proses produksi, manajemen, branding, akuntansi, pemasaran, penjualan, dan melek hukum adalah beberapa hal yang penting dalam menjalankan bisnis.

Seorang profesional fotografer, baik dalam bentuk usaha dengan tim yang besar maupun tim yang kecil, harus menguasai hal-hal tersebut agar usaha dapat berjalan baik, berumur panjang, dan menguntungkan.
PT. File Studio Indonesia
Social Media
Member of
Alamat
08176000944
admin@filestudio.id
Futsal Raya F5 Bandung Jawa Barat - Indonesia
HAK CIPTA © 2021 FILE INDONESIA | - SEMUA HAK DILINDUNGI UNDANG-UNDANG.